Alasan Tutupnya Wisata Jembatan Kaca di China

Alasan Tutupnya Wisata Jembatan Kaca di China

Suatu provinsi di Cina sudah menutup beberapa 32 objek wisata kacanya, tercantum jembatan kaca, jalur setapak serta geladak pandang dikala dicoba pengecekan keselamatan. Mengapa alasan tutupnya wisata jembatan kaca di China cukup mengejutkan banyak pihak.

Wisata tercantum jembatan kaca yang jadi energi tarik serta tersebar di 24 posisi di provinsi Hebei, sesungguhnya sudah ditutup semenjak Maret 2018, kata media pemerintah Kamera pengaman.

Pembangunan serangkaian atraksi wisata kaca sudah dicoba di bermacam daerah di Cina. Tetapi pembangunan tersebut malah membuat banyaknya terjalin musibah yang membunuh sedikitnya 2 orang.

Dikutip dari BBC, Jumat( 1/ 11/ 2019), diperkirakan terdapat 2. 300 jembatan kaca di Cina. Bagi outlet media pemerintah ECNS, ada pula beberapa jalur setapak ataupun slide kaca yang tidak didetetapkan.

Wisata kaca ini sendiri ialah upaya buat menarik turis yang mencari sensasi serta menggunakan pariwisata dalam negeri Cina yang dikala ini lagi tumbuh dengan baik.

Jembatan Zhangjiajie di Provinsi Hunan yang ialah jembatan dengan dasar kaca paling tinggi serta terpanjang di dunia dikala dibuka pada 2016 dapat dibilang memperoleh respons yang sangat bagus. Namun dini tahun ini, satu wisatawan wafat serta 6 yang lain terluka sehabis jatuh dari wisata kaca di Provinsi Guangxi.

Hujan menimbulkan permukaan jembatan kaca tersebut jadi sangat licin, sehingga laki- laki itu menabrak pagar pembatas, serta terbang dari seluncuran. Ia wafat sebab hadapi luka kepala yang sangat parah.

Jembatan kaca Hongyagu yang sampai Mei tahun ini memegang gelar jembatan kaca terpanjang di dunia tercantum di antara yang ditutup di Provinsi Hebei. Penutupan tidak cuma mempengaruhi Provinsi Hebei, tetapi pula wisata kaca di segala pelosok negara.

Dini tahun ini, pemerintah menyerukan otoritas pariwisata setempat buat melaksanakan” evaluasi keselamatan¬†areaslot komprehensif” dari proyek jembatan kaca. Di web media sosial Weibo, banyak yang menunjang atas penutupan wisata kaca itu, salah satu pengguna Weibo pula melaporkan” telah saatnya keselamatan ditangani”.

Sebaliknya yang lain mengkritik tentang banyaknya jembatan kaca yang dibentuk sepanjang sebagian tahun terakhir. Tentunya alasan tutupnya wisata jembatan kaca di China harus bisa dimengerti oleh semua orang.

” Aku tidak begitu paham kenapa terdapat begitu banyak jembatan kaca baru- baru ini. Itu buang- buang duit,” kata seseorang netizen.

Kematian di Provinsi Guangxi bukan salah satunya permasalahan yang menelan korban jiwa akibat atraksi kaca. Pada 2017, seseorang wisatawan wafat sehabis musibah di objek wisata kaca di Hebei.

Serta pada 2016, seorang terluka sehabis terserang batu yang jatuh dikala berjalan di jalur setapak kaca di kota Zhangjiajie. Pada 2015, suatu skywalk kaca di Provinsi Henan retak walaupun terbuka cuma sepanjang 2 minggu, membuat para wisatawan melarikan diri.

You may also like